Ketika buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya aku dungu dan tidak mengerti
Namun aku tetap didekat-Mu,
Ketika hatiku terasa pahit dan getir, aku terdiam tanpa tahu apa yang ku buat
tetap aku didekat-MU,
Ketika air mataku mengalir seperti aliran air sungai yang deras tak terbendung dan mengatupkan bibirku tanpa kata
Aku terus didekat MU
Ketika ragaku dan jiwaku begitu letih dan enggan bergulat
aku tetap terdiam dan didekat-MU
Aku yang lemah, yang letih, dan tak mampu berbuat apa-apa aku tetap berada di dekat-Mu,
Sebab kutahu KAU ada di
bahkan tak ada satu hal pun yang terjadi padaku terlewatkan oleh pandangan mataMu.
AKu tak peduli bagaimanapun mereka menertawakanku dan menyeringaikan mukanya ketika melihatku didekatMU
aku tetap saja tak mau berajak dari dekatMu
sekalipun batinku dan ragaku habis lenyap gunung batuku dan keselamatanku hanya YESUS selamanya,
Kekasih, Sahabat, Bapa, Raja dan Penyelamatku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar